Loading

Selasa, 22 Maret 2011

KONSEP / TEORI MOTIVASI

1.      Pengertian Motivasi
Istilah motif sering dibedakan dengan istilah motivasi. Kata "motif" diartikan sebagai daya upaya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu (Sardiman, 2005: 73). Menurut  Purwanto (2007: 60) motif adalah tingkah laku atau perbuatan suatu tujuan atau perangsang, sedangkan  menurut Nasution (2000: 73), motif adalah segala daya yang mendorog seseorang untuk melakukan sesuatu. Makmun (2005: 37) menjelaskan bahwa meskipun para ahli mendifinisikannya dengan cara dan gaya yang berbeda, namun eseninya menuju mada maksud yang sama, yaitu motivasi merupakan suatu kekuatan (power) atau tenaga (force) atau daya (energy) atau keadaan yang kompleks (a complex state) dan kesiapsediaan (preparatory set) dalam diri individu untuk bergerak kea rah tujuan tertentu, baik disadari maupun tidak disadari. Penjelasan Makmun ini juga sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia Kontemporer, bahwa motivasi adalah keinginan atau dorongan yang timbul pada diri seseorang baik secara sadar maupun tidak sadar untuk melakukan sesuatu perbuatan dengan tujuan tertentu (Petter dan Yeny, 1991: 197).
Menurut Sardiman (2001: 74), dalam motivasi terkandung tiga unsur penting, yaitu :
a.  Motivasi itu mengawali terjadinya perubahan energi pada diri setiap individu manusia, perkembangan motivasi akan membawa beberapa perubahan energi di dalam system neurophysiological yang ada pada organisme manusia.
b.        Motivasi ditandai dengan munculnya rasa (feeling) atau  afeksi seseorang. Motivasi dalam hal ini relevan dengan persoalan-persoalan kejiwaan, afeksi dan emosi yang dapat menentukan tingkah laku manusia.
c.         Motivasi akan dirangsang karena adanya tujuan. Motivasi dalam hal ini sebenarnya merupakan respons dari suatu aksi yakni tujuan.
2.     Jenis-Jenis Motivasi
Makmun (2005: 37) membagi motivasi kedalam beberapa kelompok sebagai berikut:
a.       Motif primer atau motif dasar
Motif primer merupakan motif yang tidak dipelajari yang untuk ini sering juga digunakan istilah dorongan (drive). Motif ini dibedakan dalam:
1)      Dorongan fisiologis yaitu bersumber pada kebutuhan organis antara lain rasa lapar, haus, istirahat, an lainnya. Kebutuhan ini lebih bersifat untuk melangsungkan hidup seseorang.
2)      Dorongan psikologis, atau dorongan kejiwaan dalam diri seseorang seperti rasa takut, kasih sayang,  dan lainnya.
 Motif-motif dalam kategori primer pada umumnya terjadi secara natural dan instinctif.
b.      Motif sekunder,  merupakan motif yang berkembang akibat adanya pengalaman, atu dipelajari. Termasuk dalam motif sekunder ini adalah motif berprestasi, motif-motif social sepeti ingin diterima, status, afiliasi, dan sebagainya.
3.      Teori Motivasi
Terdapat banyak teori motivasi yang berkembang, dan yang cukup familier serta banyak digunakan adalah teori Abraham H. Maslow. Teori ini menjelaskan adanya berbagai tingkatan kebutuhan dalam diri manusia yang mendorong atau menjadi motif dari tindakan manusia untuk memenuhinya. Teori Maslow dikembangkan oleh A.H. Maslow tahun 1943, yang pada awalnya berkenaan dan digunakan di lingkungan organisasi perusahaan, akan tetapi teori ini kemudian berkembang dan digunakan dalam berbagai bidang, termasuk di dunia kependidikan.  
Hal yang mendasari teory Maslow adalah sebagai berikut: a). manusia adalah makhluk sosial yang berkeinginan, selalu menginginkan lebih banyak, keinginan ini terus-menerus dan baru akan berhenti jika akhir hayatnya tiba, b). Suatu kebutuhan yang telah dipuaskan tidak menjadi alat motivasi bagi pelakunya, hanya kebutuhan yang belum terpenuhi yang menjadi alat motivasi. c). Kebutuhan manusia itu bertingkat-tingkat (hierarchy) yaitu sebagai berikut (Umam, 2010: 162):
a)      Kebutuhan fisiologis/ fisik (Physiological Needs)
b)      Kebutuhan keamanan dan keselamatan (Safety and Security Needs)
c)      Kebutuhan rasa memiliki/ sosial (Affiliation or Acceptance Needs)
d)     Kebutuhan akan prestise/ penghargaan diri (Esteem or Status needs)
e)      Kebutuhan akan aktualisasi diri (Self Actualization Needs
Kebutuhan fisiologis/ fisik (Physiological Needs) yaitu kebutuhan untuk mempertahankan hidup, dan kebutuhan ini adalah kebutuhan manusia yang paling dasar yang muncul paling dulu sebelum kebutuhan-kebutuhan yang lain. Kebutuhan pokok tersebut di antaranya yaitu: sandang, pangan dan papan. Bagi karyawan/ pegawai kebutuhan tersebut biasanya diterima dalam bentuk gaji atau upah, tunjangan atau juga honorarium. Dalam usahanya untuk mencapai atau mendapatkan kebutuhan pokok tersebut karyawan juga didorong adanya hak seorang karyawan yang harus dipenuhi, yaitu dengan adanya pemberian gaji yang harus diberikan pada waktunya (Umam, 2010: 162). Dengan demikian pada umumnya aktivitas seseorang pada level ini apabila kebutuhan pokok belum terpenuhi dan kiranya kebutuhan lain kurang memotivasinya.
Kebutuhan keamanan dan keselamatan (Safety and Security Needs) adalah kebutuhan akan keamanan dari ancaman, yaitu merasa aman dari ancaman kecelakaan dan keselamatan dalam melakukan pekerjaan. Kebutuhan ini mengarah pada dua bentuk yaitu: a). Kebutuhan akan keamanan dan keselamatan jiwa ditempat pekerjaan pada saat mengerjakan pekerjaan di waktu-waktu kerja. b). Kebutuhan akan keamanan harta ditempat pekerjaan pada waktu jam-jam kerja (Umam, 2010: 163).
Kebutuhan rasa memiliki/ sosial (Affiliation or Acceptance Needs), pada dasarnya manusia selalu ingin selalu hidup berkelompok dan tidak seorang pun manusia ingin hidup menyendiri di tempat yang terpencil. Karena manusia adalah makhluk sosial, yang sudah barang tentu ia menginginkan kebutuhan-kebutuhan sosial yang terdiri dari empat kelompok yaitu (Umam, 2010: 163):
                    1)     Kebutuhan akan perasaan diterima oleh orang lain dilingkungan atau oleh kelompok tempat manusia itu berada (sence of belonging).
                           2)     Kebutuhan akan perasaan dihormati, karena setiap manusia merasa dirinya penting (sence of importance)
                           3)     Kebutuhan akan pencapaian prestasi atau perasaan maju dan tidak gagal. Karena pada dasarnya setiap orang senang akan kemajuan dan tidak seorang pun yang menyenangi kegagalan. Kemajuan atau prestasi di segala bidang merupakan keinginan dan kebutuhan yang menjadi idaman setiap orang (sence of achievement).
                           4)     Kebutuhan akan perasaan ikut serta (sence of participation).
Kebutuhan akan prestise/ penghargaan diri (Esteem or Status needs) hal ini berhubungan dengan status. Semakin tinggi kedudukan seseorang dalam masyarakat atau posisi seseorang dalam suatu perusahaan maka semakin tinggi pula status prestisenya. Prestise dan status dimanifestasikan dalam banyak hal yang digunakan dalam simbol status, misalnya: kamar kerja sendiri lengkap dengan perabot ruang kerja, kursi berlengan, meja besar, memakai dasi untuk membedakan seorang pimpinan dengan anak buahnya, kendaraan/ mobil dinas dan lain sebagainya (Umam, 2010: 164).
Kebutuhan akan aktualisasi diri (Self Actualization Needs) kebutuhan akan aktualisasi diri dengan menggunakan kecakapan, kemampuan keterampilan, dan potensi optimal untuk mencapai prestasi kerja yang sangat memuaskan atau luar biasa yang sulit dicapai oleh orang lain (Umam, 2010: 162)


REFERENSI

Umam, Kaerul. 2010. Perilaku Organisasi. Jakarta: Pustaka Setia
Sardiman A.M, 2005. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: Rajawali, 2005
Ngalim Purwanto, 2007. Psikologi Pendidikan, Bandung: Remaja Rosda Karya
Peter Salim dan Yenny Salim, 1991. Kamus Besar Bahasa Indonesia Kontemporer, Jakarta : Modern English
S. Nasution, 2000. Didaktik Asas-asas Mengajar, Jakarta: Bumi Aksara


Lihat seluruh daftar di katalog / daftar skripsi, tesis, jurnal, TA (tugas akhir), makalah.


(Tersedia file lengkap dari skripsi, tesis, jurnal tentang manajemen sumberdaya manusia / personalia. Skripsi, tesis, jurnal lengkap dari BAB 1- BAB V. Untuk mendapatkan file tesis (soft copy tesis), SMS: 085865245388)

Tersedia DVD KOMPILASI skripsi, tesis, dan tugas akhir (TA) berisi lebih dari 1800 file campuran skripsi-tesis berbagai bidang, lengkap. Sangat murah, sangat terjangkau, hanya Rp. 50.000,-. Hub: 085865245388

0 komentar:

Poskan Komentar

Untuk keperluan anda, sms: 085865245338